Tanah Papua adalah sebuah paradox. Di satu sisi, wilayah ini dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari hutan hujan tropis yang menjadi paru-paru dunia, keanekaragaman hayati yang endemik, hingga ekosistem pesisir dan laut yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat adat. Namun di sisi lain, ancaman terhadap lingkungan semakin masif. Ekspansi tambang, alih fungsi hutan untuk perkebunan sawit dan food estate, pembangunan infrastruktur tanpa kajian lingkungan, serta krisis iklim menjadi tekanan yang tak terbendung .
Informasi mengenai isu-isu ini seringkali tersebar dan tidak terangkum dalam satu wadah yang fokus. Sementara itu, masyarakat adat dan komunitas lokal sebagai garda terdepan penjaga lingkungan membutuhkan ruang untuk menyuarakan aspirasi dan pengetahuan mereka .
“Suara Papua Hijau” hadir untuk mengisi kekosongan tersebut. Sebagai situs berita yang berdedikasi penuh pada isu lingkungan di tanah Papua, kami berkomitmen untuk menjadi jurnalisme yang solutif, mengangkat fakta di lapangan, serta mengamplifikasi suara-suara dari Akar Rumput untuk mewujudkan pembangunan Papua yang berkelanjutan dan berkeadilan ekologis.
2.B. Visi dan Misi
Visi:
Terwujudnya tanah Papua yang lestari, berdaulat secara ekologis, dan masyarakatnya sejahtera dengan tetap menghormati kearifan lokal serta hak-hak alam.
Misi:
- Produksi Jurnalisme Lingkungan yang Mendalam: Menyajikan berita, reportase investigatif, dan artikel opini yang akurat dan kontekstual tentang isu-isu lingkungan terkini di seluruh wilayah Papua (Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya).
- Mengamplifikasi Suara Masyarakat Adat dan Lokal: Menjadi platform utama bagi masyarakat adat, pemuda, perempuan, dan komunitas lokal untuk berbagi pengetahuan, cerita perlawanan, serta praktik pelestarian lingkungan berbasis kearifan tradisional .
- Melakukan Advokasi dan Edukasi Publik: Meningkatkan kesadaran masyarakat luas, termasuk generasi muda dan pengambil kebijakan, tentang pentingnya menjaga daya dukung lingkungan dan keanekaragaman hayati Papua melalui konten edukatif yang mudah dipahami.
- Memantau Kebijakan dan Aktivitas Korporasi: Melakukan pengawasan kritis terhadap kebijakan pemerintah (seperti Rencana Tata Ruang, PSN, Food Estate) dan aktivitas korporasi (pertambangan, perkebunan, kehutanan) yang berpotensi merusak lingkungan dan menggusur hak masyarakat .
- Jaringan dan Kolaborasi: Membangun jaringan dengan pegiat lingkungan, akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan media lain di tingkat lokal, nasional, maupun internasional untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan di Papua .
